INKONTINENSIA ALVI PDF

Inkontinensia Alvi patofisiologi. patofisiologi Evaluasi Dan Manajemen Medis Inkontinensia Urin Asuhan Keperawatan Inkontinensia Urin Pada Lansia. Eliminasi Fekal adalah makanan yang sudah di cerna kemudian sisanya. fekal inflation,diare,dan i ini berpengaruh. alvi. Prevalensi meningkat seiring pertambahan usia usia, dan tidak dipengaruhi jenis kelamin. LUTS, batuk kronis, dan inkontinensia alvi memiliki efek paling.

Author: Nitaxe Kigaktilar
Country: Argentina
Language: English (Spanish)
Genre: Career
Published (Last): 20 August 2007
Pages: 366
PDF File Size: 2.34 Mb
ePub File Size: 7.71 Mb
ISBN: 588-1-91645-822-2
Downloads: 91347
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tauktilar

Seiring dengan meningkatnya angka kejadian inkontinensia urin, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pula peningkatan angka kejadian inkontinensia alvi. Untuk mengetahui gejala inkontinensia alvi. Tujuan Umum Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam lagi yang dimaksud dengan inkontinensia alvi dan untuk mendapatkan gambaran umum secara teoritis konsep dasar, asuhan keperawatan pada klien dengan inkontinensia alvi.

Askep Inkontinensia Alvi

Selain itu tingkatkan pula pola hidup sehat dan olahraga yang teratur serta hindari penggunaan obat — obat pencahar. Pola defekasi bersifat individual, bervariasi dari beberapa kali sehari sampai beberapa kali seminggu. Inkontinensia Urin Inkontinensia Urin makalahFull description. Sebaliknya, epitelium rektum tidak menunjukkan ujung saraf yang terorganisir. Parks, Henry dan Swash dalam penelitiannya seperti dikutip oleh broklehurst dkk,menunjukkan berkurangnya unit — unit yang berfungsi motorik pada otot — otot alvu sfingter dan pubo-rektal, keadaan ini menyebabkan hilangnya reflek anal, berkurangnya sensasi inkontinensai anus disertai menurunnya tonus anus.

Kerja sama sfingter ani interna dan eksterna akan membentuk daerah yang secara fisiologi mempunyai daerah dengan tekanan tinggi, sepanjang 4 cm. Defekasi, seperti halnya berkemih, adalah proses fisiologik yang melibatkan koordinasi sistem saraf, respon refleks, kontraksi otot polos, kesadaran cukup serta kemampuan mencapai tempat buang air besar.

  IRVING KRISTOL NEOCONSERVATISM PDF

Anatomi dari anal kanal dan rektum menunjukkan mekanisme fisiologis penting bagi kontinensia serta defekasi. Riwayat pekerjaan 15 Meliputi pekerjaan saat ini, pekerjaan masa lalu, alat transportasi yang digunakan,jarak dengan tempat tinggal, serta sumber pendapatan saat ini. Proses normal dari defekasi melalui reflek gastro-kolon. Barier mekanis tersebut diperkuat lagi oleh otot puborektalis, yang membentuk katup yang dapat membuka dan menutup, yang dapat menarik ke depan dan meningkatkan kekuatan-sudut anorektal untuk mencegah inkontinensia.

Fungsi usus tergantung pada keseimbangan beberapa faktor, pola eliminasi dan kebiasaan Berman, et. Annually in the US, about Perubahan pada defekasi dapat menyebabkan masalah pada gastrointestinal dan bagian tubuh lain, karena sisa-sisa produk usus adalah racun. Apa pengertian inkontinensia alvi? Secara anatomi, sfingter ani terdiri dari dua komponen, yaitu sfingter ani interna, yang terdiri otot polos dan sfingter ani eksterna yang berasal dari otot lurik. Pada saat istirahat, sudut anorektal adalah sekitar 90 derajat, saat berkontraksi secara volunter sudut tersebut menjadi lebih kecil, sekitar 70 derajat, dan saat defekasi menjadi lebih tumpul, sekitar derajat.

Garuda – Garba Rujukan Digital

Penulis juga sangat berharap semoga makalah ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai suatu acuan untuk pembuatan makalah berikutnya yang lebih baik. Inkontinensia tinja juga disebut inkontinensia usus. Remember me Forgot password?

Sfingter ani eksterna akan membantu sfingter ani interna pada saat-saat tertentu yang mendadak; dimana tekanan abdominal meningkat seperti pada batuk, berbangkis dan sebagainya. Dan seperti halnya kandung kemih, tidak terjadi kontraksi intrinsik dari rektum pada orang dewasa normal, karena ada inbisi atau hambatan dari pusat di unkontinensia serebri broklehurst dkk, Bagaimana etiologi inkontinensia alvi?

  HOBBYWING 80A PDF

Warna feses dapat dipengaruhi oleh kerja bakteri Escherecia coli. Pada studi lainnya, sesi terapi selama menit diberikan dua kali sehari selama 12 minggu, tetapi perbaikan hanya diamati 13 pada 2 dari 10 penderita dan tidak ada perubahan pada tekanan sfingter.

Kemampuan sensor menumpul dan tidak dapat membedakan antara flatus, cairan atau feses. Aktivitas hidup sehari hari Dikaji melalui indeks katz,khususnya pengkajian eliminasi Termasuk pola eliminasi,keadan inkontinsnsia Konstipasi Dan Inkontinensia www.

Penatalaksanaan Penderita dengan Inkontinensia Fekal Tujuan terapi untuk penderita-penderita dengan inkontinensia fekal adalah untuk mengembalikan kontinensia dan untuk memperbaiki kualitas hidup.

wu yifan –

Untuk itu diperlukan penanganan yang sesuai baik untuk inkontinensia urin maupun inkontinensia alvi, agar tidak menimbulkan masalah yang lebih sulit lagi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Kebanyakan waktu kontinensia dipertahankan oleh keadaan dibawah sadar sub consioustetapi kontrol volunter juga mempunyai peranan penting dalam penundaan slvi feces selama keadaan tak menyenangkan. Jika defek sfingter ani interna diidentifikasi, maka imbrikasi terpisah dari sfingter ani interna juga dilakukan.

Untuk memperbaiki koordinasi antara otot abdomen, gluteal, dan sfingter ani selama berkontraksi secara volunter dan c. Berikut ini akan dibahas mengenai inkontinensia alvi dan penanganannya.

Back to top